Orang yang merasa memiliki kelebihan misalnya merasa lebih pintar, merasa lebih ahli baik itu soal pekerjaan, soal ilmu pengetahuan maupun dalam hal lainya, meskipun memang dia punya kelebihan yang sesungguhnya, dia tidak akan bisa berkembang atau sulit untuk meningkat lebih lanjut, karena dia merasa lebih di banding dengan orang sekelilingnya.

Padahal dia tidak tahu jika di antara orang sekelilingnya itu ada yang jauh lebih pandai dari dia dan hanya berpura-pura bodoh.

Dia tidak sadar ketika menceritakan tentang kelebihanya dikira orang lain akan kagum dan menyanjungnys. Padahal mereka menyanjung kadang-kadang hanya demi menghargai ceritanya dia. Sedangkan dalam hati hanya tersenyum sambil menilai.

Bagaimana mungkin dia bisa meningkat lebih tinggi jika dia sudah merasa menjadi yang tertinggi. Sebagai ibarat dia seolah menggurui seorang dosen yang menyamar orang kampungan, sedangkan dia hanya guru taman kanak-kanak.

Iklan